Kamis, 15 Januari 2026

PRAKTEK TERMINASI KONEKTOR FO

1. Pengertian Fiber Optik

Fiber optik adalah media penghantar data yang menggunakan serat kaca atau plastik berukuran sangat kecil untuk mengirimkan informasi dalam bentuk sinyal cahaya. Teknologi ini mampu mentransmisikan data, suara, dan video dengan kecepatan tinggi serta tingkat kehilangan sinyal yang rendah dibandingkan media kabel konvensional.


2. Fungsi Fiber Optik

Fiber optik berfungsi sebagai sarana utama dalam sistem komunikasi modern. Penggunaannya meliputi berbagai bidang, antara lain:

  • Menyalurkan data pada jaringan internet berkecepatan tinggi
  • Menghubungkan perangkat jaringan dalam jarak jauh
  • Mendukung layanan telekomunikasi seperti internet, televisi, dan telepon
  • Digunakan dalam jaringan komputer skala kecil hingga besar
  • Dimanfaatkan dalam bidang kesehatan dan industri tertentu

3. Jenis-Jenis Fiber Optik

a. Single Mode Fiber

  • Menggunakan satu lintasan cahaya
  • Mampu mengirim data hingga jarak yang sangat jauh
  • Memiliki kecepatan dan kualitas sinyal yang tinggi
  • Banyak digunakan oleh penyedia layanan internet

b. Multi Mode Fiber

  • Menggunakan banyak lintasan cahaya
  • Jarak pengiriman data lebih terbatas
  • Biaya instalasi lebih ekonomis
  • Umumnya digunakan untuk jaringan lokal

c. Berdasarkan Bahan Pembuat

  • Fiber kaca: memiliki performa tinggi dan jangkauan luas
  • Fiber plastik: lebih fleksibel dan digunakan untuk jarak pendek

4. Kelebihan Fiber Optik

  • Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sangat tinggi
  • Kapasitas pengiriman data besar
  • Tidak terpengaruh oleh gangguan listrik atau medan magnet
  • Dapat digunakan untuk jarak jauh dengan kualitas sinyal stabil
  • Keamanan data lebih terjamin
  • Ukuran kabel kecil dan ringan

5. Kekurangan Fiber Optik

  • Membutuhkan biaya pemasangan yang relatif mahal
  • Proses perawatan dan perbaikan cukup rumit
  • Kabel mudah rusak jika tidak dipasang dengan benar
  • Memerlukan tenaga ahli dan peralatan khusus
  • Tidak dapat menghantarkan arus listrik

Cara membuat / proses pembuatan fiber optik

  1. Siapkan bahan dan alat berikut

         Alat - alat : 
    • Fiber Optic Stripper
    • Fiber Optic Stripper 3 Hole
    • Fiber Cleaver (pemotong presisi)
    • Crimp Tool FO
    • Optical Power Meter & Light Source (untuk tes)
    • Visual Fault Locator (VFL)
    • Cable Cutter

        Bahan - bahan :

    • Tisu Kering 
    • Kabel Fiber Optic
    • Fast Connector FO
    • Alkohol Isopropyl
    2. Potong kabel sesuai selera (1 meter)


    3. Pisahkan kawat dan pelindung fiber optic


    4. Kupas Pelindung fiber optik menggunakan Fiber Optic Stripper


    5. Gunakan Fiber Optic Stripper 3 Hole untuk mengelupas lapisan coating pada core fiber optic

    6. Setelah lapisan coating nya sudah terkelupas, lalu bersihkan corenya menggunakan tisu yang sudah         dilapisi alkohol

    7. Supaya ukuran corenya tidak terlalu panjang, maka potong core gunakan Fiber Cleaver (jangan            lupa untuk membersihkan core menggunakan tisu alkohol tadi)


    8. Siapkan 2 Fast connector



    9. Masukkan core yang sudah dipotong presisi menggunakan Fiber Cleaver


    10. Tes menggunakan Light Source untuk mengecek apakah kabel sudah bisa dipakai apa belum


    11. Cek keredaman kabel menggunakan OPM (Optical Power Meter) disalah satu ujung kabel Light              Source di ujung satunya juga minimal harus -40 dBm

Kabel saya stabil di -20 Db

    Kesimpulan : 
    
    Fiber optik merupakan media jaringan yang memiliki tingkat keandalan tinggi untuk menunjang kebutuhan komunikasi modern. Meskipun memerlukan biaya instalasi serta perawatan yang tidak sedikit, kecepatan dan kestabilan yang ditawarkan menjadikan fiber optik sebagai pilihan utama dalam pengembangan sistem jaringan saat ini.











Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Konsep Dasar Splicing dalam Komunikasi Optik

Konsep Dasar Splicing dalam Komunikasi Optik Gambar 4.28 Diagram Alur Splicing dalam Komunikasi Optik 1. Pengertian Splicing F...