// catatan dasar ilmu komputer
Virtualisasi Sistem Operasi
Virtualisasi memungkinkan satu mesin fisik menjalankan beberapa sistem operasi sekaligus. Berikut jenis-jenis mesin virtualnya, keuntungannya, dan bagaimana hypervisor mengatur semuanya di balik layar.
01 / DEFINISI
Apa Itu Virtualisasi?
Virtualisasi adalah teknologi yang memungkinkan satu mesin fisik mengakses beberapa sistem operasi sekaligus. Mesin virtual yang dihasilkan bisa dipakai untuk menjalankan aplikasi tertentu, atau sebagai lingkungan pengembangan software yang terisolasi dari sistem utama.
Setidaknya ada tiga jenis format disk virtual yang umum dipakai — masing-masing terikat pada platform virtualisasinya sendiri.
Virtual Desktop Infrastructure — teknologi virtualisasi desktop yang memungkinkan akses ke desktop virtual dari mana saja dan kapan saja.
Virtual Hard Disk — berkas disk virtual yang dipakai mesin virtual untuk menyimpan data sekaligus sistem operasinya.
Virtual Machine Disk — format berkas disk virtual milik VMware, juga dipakai untuk menyimpan data dan sistem operasi mesin virtual.
02 / KEUNTUNGAN
Kenapa Perusahaan Memakai Virtualisasi?
Perusahaan tidak perlu membeli perangkat keras baru untuk setiap aplikasi atau sistem operasi, sehingga biaya pengeluaran dan pemeliharaan bisa ditekan.
Mesin virtual dapat dikloning dan ditingkatkan kapasitasnya dengan mudah seiring kebutuhan bisnis yang berkembang.
Bila satu server terinfeksi malware, mesin virtual lain yang terisolasi tetap aman dan tidak ikut terdampak.
Berikut beberapa contoh penerapannya di berbagai industri:
Menjaga keamanan transaksi dengan memisahkan aplikasi dan data ke lingkungan virtual masing-masing.
Mahasiswa bisa mengakses aplikasi yang dibutuhkan tanpa perlu software atau hardware tambahan.
Memfasilitasi migrasi sistem ke mesin virtual untuk meningkatkan skalabilitas layanan.
03 / HYPERVISOR
Siapa yang Mengatur Semua Mesin Virtual Ini?
Hypervisor adalah perangkat lunak yang memungkinkan satu mesin fisik menjalankan beberapa sistem operasi secara virtual. Di dalamnya ada virtual machine monitor (VMM) yang mengalokasikan sumber daya fisik ke setiap VM sekaligus menjaga isolasi antar-VM, sehingga masalah di satu VM tidak menjalar ke VM lainnya.
Native Hypervisor
Diinstal langsung di atas hardware, cocok untuk lingkungan server yang menuntut kinerja dan keamanan tinggi karena bekerja lebih efisien tanpa lapisan sistem operasi tambahan.
Hosted Hypervisor
Diinstal di atas sistem operasi yang sudah berjalan (Windows, Linux, macOS). Lebih mudah dipasang dan dipakai, cocok untuk uji coba aplikasi sebelum masuk produksi.
04 / FORMAT BERKAS
Perbandingan VMDK, VDI, dan VHD
Pemilihan hypervisor juga menentukan format disk virtual apa yang bisa dipakai. Ketiga format ini masing-masing terikat erat dengan platform virtualisasinya sendiri.
| Format | Digunakan Oleh | Dukungan Platform | Fitur Khusus |
|---|---|---|---|
| VMDK | VMware | Windows, macOS, Linux | Deduplikasi, Thin Provisioning |
| VDI | Oracle VirtualBox | Platform yang didukung VirtualBox | Penulisan disk dengan ukuran fleksibel |
| VHD | Microsoft Hyper-V | Windows, FreeBSD, Linux | Enkripsi, kompresi; standar untuk Microsoft Azure |
Singkatnya: VMDK unggul di efisiensi ruang penyimpanan lewat deduplikasi, VDI menawarkan fleksibilitas ukuran disk sekaligus alat konversi bawaan VirtualBox, sementara VHD jadi andalan di ekosistem Microsoft — dari Hyper-V sampai Azure.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar