// catatan dasar ilmu komputer
Perkembangan Sistem Operasi per Generasi
Sistem operasi yang kita pakai sehari-hari tidak muncul sekaligus. Menurut Tanenbaum, perjalanannya bisa dipetakan ke dalam lima generasi — dari komputer yang belum punya sistem operasi sama sekali, sampai era mobile dan komputasi awan.
PETA GENERASI
Lima Generasi Sistem Operasi
Setiap generasi lahir untuk menjawab keterbatasan generasi sebelumnya — dari kecepatan hitung manusia yang terbatas, sampai kebutuhan satu perangkat melayani banyak pengguna dan banyak tugas sekaligus.
Awal Komputasi Elektronik
Komputer elektronik menggantikan sistem komputasi mekanik karena manusia terbatas kecepatannya dan rawan salah hitung.
Belum ada sistem operasi sama sekali — setiap instruksi harus dijalankan langsung oleh penggunanya sendiri.
Lahirnya Batch Processing
Sejumlah job mulai dikumpulkan jadi satu rangkaian, lalu dieksekusi berurutan tanpa campur tangan manual di setiap langkahnya.
Sistem operasi utuh masih belum ada, tapi beberapa fungsinya sudah muncul lewat FMS dan IBSYS.
Multi-User, Multi-Programming, Multi-Tasking
Sistem mulai melayani banyak pemakai sekaligus lewat terminal yang terhubung on-line ke komputer pusat.
Muncul kemampuan menjalankan banyak program dan banyak tugas dalam waktu yang sama.
Era GUI dan Komputasi Tersebar
Antarmuka grafis (GUI) membuat komputer jauh lebih nyaman dipakai dibanding sekadar baris perintah.
Beban komputasi mulai dipecah ke banyak komputer sekaligus (distributed computing), bukan terpusat di satu titik.
Virtualisasi, Mobile, dan Cloud
Sistem operasi mulai berjalan di dalam sistem operasi lain (virtualisasi), sekaligus merambah perangkat bergerak seperti PDA, laptop, dan netbook.
Satu komputer dapat di-clone secara virtual menjadi beberapa sistem yang bekerja bersamaan, dan sistem cross-platform memungkinkan dua OS berbeda seperti Linux dan Windows berjalan berdampingan.
Tren mobile computing pun meledak lewat Android, iOS, BlackBerry OS, dan Windows Phone, disusul layanan komputasi awan seperti iCloud yang menyinkronkan data antar-perangkat secara otomatis.
SUPLEMEN
Materi Pendukung
Dokumentasi tambahan dari materi asli sebagai referensi lanjutan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar