1. Konsep Dasar Jaringan Wireless
Gambar 426 Jaringan Wireless
Jaringan wireless adalah jaringan komputer yang menggunakan gelombang radio sebagai media penghantar data tanpa menggunakan kabel fisik.
1.1 Karakteristik Jaringan Wireless
- Tidak menggunakan kabel (2.4 GHz, 5 GHz, 6 GHz)
- Instalasi lebih cepat dan fleksibel
- Mobilitas tinggi
- Jangkauan bervariasi dari beberapa meter hingga puluhan kilometer
1.2 Komponen Utama
- Access Point (AP) – Memancarkan dan menerima sinyal
- Wireless Client – Laptop, HP, atau receiver
- Antena – Omnidirectional atau directional
- Wireless Controller – Mengatur banyak AP
- Repeater / Bridge – Memperluas jangkauan
1.3 Frekuensi Umum
- 2.4 GHz → Jarak lebih jauh tetapi rawan interferensi
- 5 GHz → Lebih cepat dan lebih stabil
- 6 GHz (WiFi 6E) → Sangat cepat dengan kanal lebih bersih
2. Jaringan Wireless Point-to-Point (PtP)
Point-to-Point (PtP) adalah koneksi wireless antara dua titik yang saling terhubung secara langsung.
2.1 Ciri-Ciri PtP
- Hanya terdiri dari 2 perangkat (AP dan Client)
- Menggunakan antena directional
- Koneksi stabil dan fokus
- Cocok untuk jarak 500 meter hingga 50 km
2.2 Cara Kerja PtP
- Titik A memancarkan sinyal ke arah titik B
- Titik B mengarah tepat ke titik A
- Membentuk wireless bridge
- Berfungsi seperti kabel LAN jarak jauh
2.3 Kelebihan PtP
- Stabil dan cepat
- Interferensi kecil
- Menjangkau jarak jauh
2.4 Kekurangan PtP
- Hanya menghubungkan 1 ke 1
- Membutuhkan Line of Sight (LOS)
3. Jaringan Wireless Point-to-Multipoint (PtMP)
Point-to-Multipoint (PtMP) adalah koneksi satu titik pusat ke banyak titik sekaligus.
3.1 Ciri-Ciri PtMP
- 1 Access Point sebagai pusat
- Banyak client terhubung
- Menggunakan antena Omni (360°) atau Sector
Digunakan untuk:
- Internet desa
- Pemancar internet ke RW/RT
- Kampus, sekolah, atau kantor besar
- CCTV di banyak titik
3.2 Cara Kerja PtMP
- AP memancarkan sinyal
- Banyak client menerima sinyal
- Bandwidth dibagi sesuai manajemen AP
- Semua client berbagi satu kanal frekuensi
3.3 Kelebihan PtMP
- Satu AP melayani banyak client
- Efisien untuk jaringan komunitas
- Fleksibel dalam penambahan client
3.4 Kekurangan PtMP
- Shared bandwidth (kecepatan dibagi)
- Rentan interferensi jika banyak client
- Membutuhkan manajemen frekuensi yang baik
4. Ringkasan Perbedaan PtP dan PtMP
| Aspek | Point-to-Point | Point-to-Multipoint |
|---|---|---|
| Jumlah perangkat | 2 titik | 1 pusat ke banyak titik |
| Antena | Directional | Omni / Sector |
| Stabilitas | Sangat stabil | Dipengaruhi jumlah user |
| Jarak | Hingga puluhan km | 1 – 10 km |
| Kecepatan | Dedicated | Dibagi |
| Contoh penggunaan | Gedung A ⇆ Gedung B | Tower pusat → banyak rumah |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar