Rabu, 29 Oktober 2025

TABEL XI TJKT 1B

521522523524
525526527528
529530531532
533534535536
537538539540
    
    
    
    

Wildcard Mask

Memahami Wildcard Mask dalam Pengaturan IP Address

1. Apa Itu Wildcard Mask?

Wildcard Mask adalah kebalikan dari subnet mask. Jika subnet mask digunakan untuk menentukan bagian jaringan dan host dalam alamat IP, maka wildcard mask digunakan untuk menentukan bagian mana dari alamat IP yang harus diperiksa dan bagian mana yang dapat diabaikan.

Konsep ini banyak digunakan pada sistem jaringan, terutama dalam konfigurasi Access Control List (ACL) dan routing dinamis seperti OSPF.

2. Fungsi Utama Wildcard Mask

  • Menentukan kelompok IP mana yang termasuk dalam aturan tertentu.
  • Mengatur izin akses jaringan (ACL) dengan efisien.
  • Menghemat waktu konfigurasi dengan mencakup banyak alamat sekaligus.
Catatan: Dalam subnet mask, angka 1 menunjukkan bagian jaringan. Dalam wildcard mask, angka 1 justru berarti bagian yang tidak perlu dicocokkan.

3. Cara Menghitung Wildcard Mask

Rumusnya sederhana:

Wildcard Mask = 255.255.255.255 - Subnet Mask

Contoh:

Subnet Mask : 255.255.255.0  
Wildcard Mask: 0.0.0.255

Artinya, hanya 3 oktet pertama (192.168.1) yang harus cocok, sementara oktet keempat (host) bisa bervariasi dari 0–255.

4. Contoh Konfigurasi Wildcard Mask

Berikut contoh konfigurasi pada router Cisco untuk mengizinkan seluruh jaringan 192.168.10.0/24:

Router> enable
Router# configure terminal
Router(config)# access-list 5 permit 192.168.10.0 0.0.0.255
Router(config)# interface FastEthernet0/1
Router(config-if)# ip access-group 5 in
Router(config-if)# end
Router# write memory

5. Perbandingan Subnet Mask dan Wildcard Mask

Keterangan Subnet Mask Wildcard Mask
Menunjukkan bagian jaringan Bit 1 Bit 0
Digunakan untuk Pembagian jaringan Seleksi alamat IP (ACL / Routing)
Contoh 255.255.255.0 0.0.0.255

6. Kesimpulan

Wildcard Mask adalah alat penting dalam konfigurasi jaringan modern. Dengan memanfaatkannya, administrator jaringan dapat mengelompokkan dan mengatur akses alamat IP secara efisien tanpa menulis setiap alamat satu per satu.

Pemahaman yang baik tentang konsep ini akan sangat membantu dalam mengelola jaringan yang kompleks, terutama ketika bekerja dengan sistem ACL dan routing dinamis seperti OSPF.

— Artikel oleh Tim Jaringan | Label: 16. WildCard Mask

VLSM (Variable Length Subnet Mask) dalam Pengaturan IP Address


VLSM (VARIABLE LENGTH SUBNET MASK) DALAM PENGATURAN IP ADDRESS


Pengertian

Variable Length Subnet Mask (VLSM) adalah teknik peng‐subnetan jaringan di mana setiap subnet dapat memiliki panjang subnet mask yang berbeda-beda sesuai kebutuhan jumlah host dalam masing‐masing subnet.
Dengan VLSM, kita tidak memaksa semua subnet menggunakan ukuran yang sama, sehingga pengalokasian alamat IP menjadi lebih efisien dan tidak banyak yang terbuang.



Kenapa VLSM penting?

  • Penghematan alamat IP: Karena setiap subnet bisa disesuaikan ukurannya, maka jumlah alamat IP yang “terbuang” bisa dikurangi. (Itbox)
  • Fleksibilitas dalam desain jaringan: Jaringan bisa dipecah menjadi berbagai ukuran subnet sesuai kebutuhan jumlah host-nya, baik banyak maupun sedikit. (Belajar Ngonfig)
  • Skalabilitas yang lebih baik: Ketika jaringan berkembang, subnet-subnet baru bisa ditambahkan dengan ukuran yang cocok, tanpa harus merombak seluruh skema alamat IP. (Itbox)
  • Mendukung routing yang lebih efisien dan summarization: Karena pengelompokan alamat bisa lebih rapi, router menjadi lebih optimal. (Rackh)

Perbedaan antara VLSM dan FLSM

  • Fixed Length Subnet Mask (FLSM): Semua subnet dalam sebuah network menggunakan panjang subnet mask yang sama, sehingga semua subnet memiliki ukuran yang identik. (Belajar Ngonfig)
  • VLSM: Panjang subnet mask bisa berbeda antar-subnet, sehingga subnet yang punya host sedikit bisa menggunakan mask yang lebih “ketat” (lebih sedikit host) dan subnet yang membutuhkan banyak host bisa menggunakan mask yang “longgar”. (Itbox)

Langkah Penggunaan VLSM

  1. Tentukan terlebih dahulu kebutuhan host untuk setiap subnet. Misalnya: subnet A butuh 50 host, subnet B 12 host, subnet C 5 host, dst. (Telkom University Jakarta)

  2. Urutkan dari kebutuhan terbesar ke terkecil untuk memecah jaringan utama. (Medium)

  3. Tentukan subnet mask terkecil yang masih mendukung jumlah host yang dibutuhkan (ingat formula 2^host_bits - 2). (Belajar Ngonfig)

  4. Alokasikan rentang alamat IP ke masing-masing subnet berdasarkan subnet mask yang telah dihitung. Pastikan tidak tumpang tindih. (Telkom University Jakarta)

  5. Dokumentasikan tabel subnet: network address, broadcast address, rentang IP host, jumlah host, dan subnet mask untuk tiap subnet.

Contoh Kasus

Misalnya kita punya network 192.168.100.0/24 dan ingin membuat beberapa subnet dengan kebutuhan host berbeda:

  • Lab1 = 25 host
  • Lab2 = 12 host
  • Lab3 = 10 host
  • Ruang Guru = 5 host
  • Server = 2 host
    (Telkom University Jakarta)
Dengan pendekatan VLSM, maka bisa dipecah misalnya:

  • Untuk 25 host → /27 (32 alamat)
  • Untuk 12 host → /28 (16 alamat)
  • Untuk 10 host → /28 juga (16 alamat)
  • Untuk 5 host → /29 (8 alamat)
  • Untuk 2 host → /30 (4 alamat)
Again, ini agar tiap subnet ukurannya sesuai kebutuhan, tidak waste banyak alamat. (Telkom University Jakarta)

Tips Praktis

  • Selalu mulai dengan subnet yang membutuhkan host terbanyak agar alokasi alamat ke yang besar dilakukan lebih dahulu.
  • Sisakan sedikit ruang spare (cadangan) jika nanti ada pertumbuhan host di subnet tertentu.
  • Tandai dengan jelas di dokumentasi: alamat jaringan (network), alamat broadcast, rentang host, dan subnet mask.
  • Gunakan tools/subnet calculator untuk mempermudah perhitungan. Contoh: kalkulator CIDR/VLSM online. (subnettingpractice.com)
  • Pastikan router dan perangkat jaringan mendukung pengaturan subnet mask yang bervariasi serta protokol routing yang mendukung (misalnya yang mendukung summarization).

Kesimpulan

VLSM adalah teknik penting dalam pengaturan IP address modern — memberikan fleksibilitas, efisiensi, dan skalabilitas dalam alokasi alamat IP.
Jika diterapkan dengan benar, jaringan Anda akan lebih rapi, hemat alamat, dan siap berkembang.

Sumber Referensi

https://jumpcloud.com/it-index/what-is-vlsm-variable-length-subnet-masking

https://medium.com/@projectkelompok1a/vlsm-subnetting-pengertian-langkah-langkah-manfaat-dan-studi-kasus-19990134b258

https://itbox.id/blog/mengenal-variable-length-subnet-mask

https://ngonfig.net/vlsm.html

https://www.rackh.com/cidr-dan-vlsm

https://jakarta.telkomuniversity.ac.id/cara-menghitung-subnetting-dan-vlsm-dengan-mudah

https://subnettingpractice.com/vlsm.html


Selasa, 28 Oktober 2025

Daftar 5 Perusahaan Beserta IP Address, Kelas IP, dan Subnet Mask dengan Prefik /13

 

Daftar Perusahaan dan IP Address (CIDR /13)

No Nama Perusahaan IP Address Kelas IP Prefix Subnet Mask
1 Google LLC 8.8.0.0 Kelas A /13 255.248.0.0
2 Amazon.com, Inc 52.88.0.0 Kelas A /13 255.248.0.0
3 Meta Platforms, Inc (Facebook) 31.13.0.0 Kelas A /13 255.248.0.0
4 Microsoft Corporation 40.112.0.0 Kelas A /13 255.248.0.0
5 Apple Inc 17.0.0.0 Kelas A /13 255.248.0.0


Apa itu CIDR?

CIDR (Classless Inter-Domain Routing) adalah metode pembagian dan pengelolaan alamat IP secara lebih fleksibel dibandingkan sistem lama yang berdasarkan kelas (A, B, C). Dengan CIDR, alamat IP dapat dibagi sesuai kebutuhan jaringan tanpa batasan kelas.


Ciri-ciri CIDR

  • Tidak terbatas pada kelas A, B, atau C.
  • Format penulisan: IP/Prefix, contoh 192.168.0.0/24.
  • Menghemat alamat IP agar tidak terbuang sia-sia.
  • Banyak digunakan oleh ISP, cloud provider, dan jaringan global.



Fungsi Prefix /13

  • Prefix /13 berarti 13 bit pertama digunakan untuk network ID dan sisanya untuk host ID.
  • Subnet Mask-nya adalah 255.248.0.0.
  • Setiap subnet memiliki 524.288 alamat IP.
  • Cocok untuk organisasi besar seperti Google, AWS, dan Meta yang membutuhkan jutaan alamat jaringan.

Contoh Penggunaan

  • Google: 8.8.0.0/13
  • Amazon AWS: 52.88.0.0/13



Relevansi Global

  • Optimisasi Alokasi IP: Membantu organisasi besar mengelola IP dengan efisien.
  • Skalabilitas Global: Prefix /13 memungkinkan jaringan besar dengan ratusan ribu perangkat.
  • Efisiensi Routing: Mengurangi jumlah entri di tabel routing internet.
  • Standar Modern: Hampir semua ISP dan perusahaan IT besar kini menggunakan sistem CIDR.

Kamis, 16 Oktober 2025

Class ip address 15 perusahaan

disini tugasnya kita disuruh untuk mencari minimal 15 perusahaan besar dalam bidang IT
setelah mencari sebuah perusahaan lalu cari
  1. ip address
  2. subnet mask 
  3. Class ip
Untuk mencari ip dari perusahaan saya hanya menggunakan cmd bawaan windows dengan cmd "ping (domain perusahaan)"

nah ip yang ada didalam kurung siku "[]" itu adalah ip dari perusahaan tersebut 
sekarang akses web ini "https://ipinfo.io/(ip perusahaan) contoh: https://ipinfo.io/142.250.4.138"
Perhatikan pada bagian /24, angka tersebut menunjukkan prefix CIDR yang digunakan oleh jaringan tersebut. Artinya, 24 bit pertama digunakan sebagai penanda jaringan, dan sisanya (8 bit) untuk alamat host. Dengan demikian, subnet mask-nya adalah 255.255.255.0.
CIDR Hosts Subnet Mask
/304255.255.255.252
/298255.255.255.248
/2816255.255.255.240
/2732255.255.255.224
/2664255.255.255.192
/25128255.255.255.128
/24256255.255.255.0
/23512255.255.254.0
/221024255.255.252.0
/212048255.255.248.0
/204096255.255.240.0
/198192255.255.224.0
/1816384255.255.192.0
/1732768255.255.128.0
/1665536255.255.0.0
/15131072255.254.0.0
/14262144255.252.0.0
/13524288255.248.0.0
/121048576255.240.0.0
/112097152255.224.0.0
/104194304255.192.0.0
/98388608255.128.0.0
/816777216255.0.0.0
/733554432254.0.0.0
/667108864252.0.0.0
/5134217728248.0.0.0
/4268435456240.0.0.0
/3536870912224.0.0.0
/21073741824192.0.0.0
/12147483648128.0.0.0
/042949672960.0.0.0

sedangkan untuk mencari ip classnya maka lihat pada oktet pertama dari ip itu
contoh : "142".250.4.138

Tabel di bawah ini menunjukkan pembagian kelas alamat IP (IP Class) berdasarkan nilai oktet pertama, baik dalam bentuk desimal maupun biner, serta fungsinya dalam jaringan komputer.

KelasOktet Pertama Dalam DesimalOktet Pertama Dalam BinerPenggunaan
Kelas A1 – 1260xxx xxxxJaringan komputer berskala besar
Kelas B128–19110xx xxxxJaringan komputer berskala menengah sampai besar
Kelas C192–223110x xxxxJaringan komputer berskala kecil
Kelas D224–2391110 xxxxAlamat milticast
Kelas E240–2551111 xxxxAlamat percobaan atau eksperimen

Nah, itulah cara saya dalam menentukan IP perusahaan, subnet mask, dan kelas IP (IP class).
Berikut ini merupakan rangkuman dari 20 perusahaan yang telah saya analisis berdasarkan alamat IP, subnet mask, serta kelas IP-nya.

No Nama Perusahaan Domain Contoh IP CIDR / Range Subnet Mask Kelas IP
1Googlegoogle.com8.8.8.88.8.8.0/24255.255.255.0A
2Microsoftmicrosoft.com13.79.239.16613.64.0.0/11255.224.0.0B
3Amazonamazon.com52.94.225.24852.0.0.0/11255.224.0.0B
4Facebook (Meta)facebook.com157.240.22.35157.240.0.0/16255.255.0.0B
5Appleapple.com17.172.224.4717.0.0.0/8255.0.0.0A
6Netflixnetflix.com45.57.0.4245.57.0.0/16255.255.0.0C
7Twitter (X)twitter.com104.244.42.1104.244.42.0/24255.255.255.0C
8YouTubeyoutube.com142.250.190.206142.250.0.0/15255.254.0.0B
9LinkedInlinkedin.com108.174.10.10108.174.0.0/16255.255.0.0B
10Yahooyahoo.com98.137.11.16398.136.0.0/13255.248.0.0A
11Cloudflarecloudflare.com104.16.132.229104.16.0.0/12255.240.0.0C
12IBMibm.com129.42.38.10129.42.0.0/16255.255.0.0B
13Intelintel.com192.198.91.1192.198.0.0/16255.255.0.0C
14NVIDIAnvidia.com216.228.121.209216.228.0.0/16255.255.0.0C
15Adobeadobe.com192.147.130.1192.147.0.0/16255.255.0.0C
16Dropboxdropbox.com162.125.4.1162.125.0.0/16255.255.0.0B
17PayPalpaypal.com64.4.250.3664.4.0.0/18255.255.192.0A
18Spotifyspotify.com35.186.224.2535.184.0.0/13255.248.0.0A
19TikToktiktok.com23.223.67.1523.192.0.0/11255.224.0.0A
20Zoomzoom.us170.114.52.2170.114.0.0/16255.255.0.0B

Rabu, 01 Oktober 2025

525, 527 Komunikasi Optik 2 Mencari IP Address ISP

 

  1. Pendahuluan

Di era digital saat ini, kebutuhan akan akses internet semakin meningkat. Salah satu teknologi yang umum digunakan adalah jaringan berbasis fiber optik. Namun, karena perangkat sehari-hari seperti laptop dan access point masih menggunakan sinyal listrik (Ethernet), maka dibutuhkan perangkat tambahan berupa media converter (HTB). Artikel ini akan membahas alur jaringan mulai dari ISP hingga sampai ke laptop.

    2. Alat dan bahan :

    • ISP berupa access point

    • Adaptor HTB (2 buah)

    • HTB

    • Kabel fiber optic 
    • 3 buah kabel UTP

    • fiber to ethernet converter
    3. Alur Jaringan.
    • ISP internet masuk ke access point melalui kabel UTP, lalu access point masuk ke HTB melalui kabel UTP jugaa, jangan lupa untuk access point dan HTBnya juga butuh power tambahan yang memerlukan adaptor tambahan.
    • HTB masuk ke Fiber to Ethernet Converter melalui kabel fiber optik, setelah itu Fiber to Ethernet Converter ke laptop Melalui Kabel UTP


    • Disini saya akan coba ping ke ISPnya
                    Pertama - tama di cek dulu ip ISPnya berapa dengan mengetik ipconfig di command                                prompt
                    nah ketemu ip dari ISPnya adalah "169.254.171.167"

                    Setelah menemukan IP dari ISPnya maka Kita akan melakukan ping ke ISPnya dengan                            cara memasukkan command "ping <ip>" di command prompt 


Konsep Dasar Splicing dalam Komunikasi Optik

Konsep Dasar Splicing dalam Komunikasi Optik Gambar 4.28 Diagram Alur Splicing dalam Komunikasi Optik 1. Pengertian Splicing F...