VLSM (VARIABLE LENGTH SUBNET MASK) DALAM PENGATURAN IP ADDRESS
Pengertian
Kenapa VLSM penting?
- Penghematan alamat IP: Karena setiap subnet bisa disesuaikan ukurannya, maka jumlah alamat IP yang “terbuang” bisa dikurangi. (Itbox)
- Fleksibilitas dalam desain jaringan: Jaringan bisa dipecah menjadi berbagai ukuran subnet sesuai kebutuhan jumlah host-nya, baik banyak maupun sedikit. (Belajar Ngonfig)
- Skalabilitas yang lebih baik: Ketika jaringan berkembang, subnet-subnet baru bisa ditambahkan dengan ukuran yang cocok, tanpa harus merombak seluruh skema alamat IP. (Itbox)
- Mendukung routing yang lebih efisien dan summarization: Karena pengelompokan alamat bisa lebih rapi, router menjadi lebih optimal. (Rackh)
- Fixed Length Subnet Mask (FLSM): Semua subnet dalam sebuah network menggunakan panjang subnet mask yang sama, sehingga semua subnet memiliki ukuran yang identik. (Belajar Ngonfig)
- VLSM: Panjang subnet mask bisa berbeda antar-subnet, sehingga subnet yang punya host sedikit bisa menggunakan mask yang lebih “ketat” (lebih sedikit host) dan subnet yang membutuhkan banyak host bisa menggunakan mask yang “longgar”. (Itbox)
Tentukan terlebih dahulu kebutuhan host untuk setiap subnet. Misalnya: subnet A butuh 50 host, subnet B 12 host, subnet C 5 host, dst. (Telkom University Jakarta)
-
Urutkan dari kebutuhan terbesar ke terkecil untuk memecah jaringan utama. (Medium)
-
Tentukan subnet mask terkecil yang masih mendukung jumlah host yang dibutuhkan (ingat formula 2^host_bits - 2). (Belajar Ngonfig)
-
Alokasikan rentang alamat IP ke masing-masing subnet berdasarkan subnet mask yang telah dihitung. Pastikan tidak tumpang tindih. (Telkom University Jakarta)
-
Dokumentasikan tabel subnet: network address, broadcast address, rentang IP host, jumlah host, dan subnet mask untuk tiap subnet.
Contoh Kasus
Tentukan terlebih dahulu kebutuhan host untuk setiap subnet. Misalnya: subnet A butuh 50 host, subnet B 12 host, subnet C 5 host, dst. (Telkom University Jakarta)
Urutkan dari kebutuhan terbesar ke terkecil untuk memecah jaringan utama. (Medium)
Tentukan subnet mask terkecil yang masih mendukung jumlah host yang dibutuhkan (ingat formula 2^host_bits - 2). (Belajar Ngonfig)
Alokasikan rentang alamat IP ke masing-masing subnet berdasarkan subnet mask yang telah dihitung. Pastikan tidak tumpang tindih. (Telkom University Jakarta)
Dokumentasikan tabel subnet: network address, broadcast address, rentang IP host, jumlah host, dan subnet mask untuk tiap subnet.
Misalnya kita punya network 192.168.100.0/24 dan ingin membuat beberapa subnet dengan kebutuhan host berbeda:
- Lab1 = 25 host
- Lab2 = 12 host
- Lab3 = 10 host
- Ruang Guru = 5 host
- Server = 2 host
(Telkom University Jakarta)
- Untuk 25 host → /27 (32 alamat)
- Untuk 12 host → /28 (16 alamat)
- Untuk 10 host → /28 juga (16 alamat)
- Untuk 5 host → /29 (8 alamat)
- Untuk 2 host → /30 (4 alamat)
- Selalu mulai dengan subnet yang membutuhkan host terbanyak agar alokasi alamat ke yang besar dilakukan lebih dahulu.
- Sisakan sedikit ruang spare (cadangan) jika nanti ada pertumbuhan host di subnet tertentu.
- Tandai dengan jelas di dokumentasi: alamat jaringan (network), alamat broadcast, rentang host, dan subnet mask.
- Gunakan tools/subnet calculator untuk mempermudah perhitungan. Contoh: kalkulator CIDR/VLSM online. (subnettingpractice.com)
- Pastikan router dan perangkat jaringan mendukung pengaturan subnet mask yang bervariasi serta protokol routing yang mendukung (misalnya yang mendukung summarization).
VLSM adalah teknik penting dalam pengaturan IP address modern — memberikan fleksibilitas, efisiensi, dan skalabilitas dalam alokasi alamat IP.
Jika diterapkan dengan benar, jaringan Anda akan lebih rapi, hemat alamat, dan siap berkembang.
Sumber Referensi
https://jumpcloud.com/it-index/what-is-vlsm-variable-length-subnet-masking
https://medium.com/@projectkelompok1a/vlsm-subnetting-pengertian-langkah-langkah-manfaat-dan-studi-kasus-19990134b258
https://itbox.id/blog/mengenal-variable-length-subnet-mask
https://ngonfig.net/vlsm.html
https://www.rackh.com/cidr-dan-vlsm
https://jakarta.telkomuniversity.ac.id/cara-menghitung-subnetting-dan-vlsm-dengan-mudah
https://subnettingpractice.com/vlsm.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar